Kamis, 28 April 2011

Kisah Cinta dan Kehidupan Newton

 
Sisi lain dari kehidupan makhluk-makhluk luar biasa yang pernah diciptakan Tuhan rasanya sangat menarik sekali untuk diperhatikan. Semacam ini, Sir Isaac Newton, setidaknya jika kau pernah mengenyam pendidikan sampai tingkat SMP saja, pasti kau pernah mendengar namanya. Ingat zaman dahulu ketika fisika itu benar-benar menjadi momok yang menakutkan sekali, sering muncul pertanyaan, kenapa orang macam ini mesti lahir... Hahaha... Di luar itu semua, orang-orang seperti beliau nyatanya memberi banyak manfaat dalam kehidupan kita saat ini, hanya mempersulit bagi manusia semacam saya yang notabennya pas-pasan dan mesti sekolah.

Tentu saja sosok Sir Isac Newton yang sangat berpengaruh pada dunia sains terutama dalam bidang ilmu fisika. Namun tahukah Anda jika tokoh fisika yang terkenal jenius ini harus mengalami kegetiran hidup sejak ia terlahir ke bumi, hingga masa-masa dewasanya. Isaac Newton adalah sosok yang lahir prematur, ditinggal mati ayahanda, membenci ibunya yang menikah dengan ayah tirinya. Kemudian hubungan cintanya yang kandas, hingga kabar bahwa Isaac Newton tak menikah. yang saya heran, kenapa hal ini hampir tidak pernah diinformasikan (setidaknya saat saya sekolah). Karena denga begitu, kita akan maklum kalau bapak ini bikin susah kita dalam pelajaran fisika :D

Kelahiran dan Pencapaian

Isaac Newton (1643-1727) lahir di Woolsthorpe, Lincolnshire, Inggris. Dunia mengenalnya sebagai tokoh fisikawan, matematikawan, ahli astronomi, filsuf alam, alkimiwan, dan juga teolog asal dari Inggris. Karena dianggap sebagai ilmuwan berpengaruh dalam catatan sejarah, ia pun dinobatkan sebagai bapak ilmu fisika klasik. Philosophie Naturalis Principia Mathematica adalah buku karyanya yang terbit pada 1687, dan menjadi buku paling berpengaruh dalam sepanjang sejarah perkembangan sains.

Dalam buku ini Isaac Newton membahas dasar-dasar mekanika klasik. Ia menjelaskan hukum gravitasi lewat pengamatannya pada jatuhnya buah apel. Pada bidang mekanik, Isaac Newton mengeluarkan prinsip kekekalan momentum dan momentum sudut. Sementara di bidang optika, ia mampu membuat teleskop refleksi pertama dan selanjutnya mengembangkan teori warna.

Hal ini didasari Isaac Newton atas pengamatannya bahwa sebuah kaca prisma akan membagi cahaya putih berubah menjadi warna-warna lain. Dan masih banyak lagi karya lain Isaac Newton. Namanya terus disebut-sebut. Hingga pada tahun 2005 diadkan survey yang menanyakan para ilmuwan dan masyarakat umum di Royal Society tentang siapakah di antara Newton atau Albert Einstein yang paling memberikan kontribusi lebih dalam dunia sains, dan jawabannya adalah Newton dianggap memberi lebih.

Benci Ibu

Sosok Isaac Newton dilahirkan pada saat Inggris masih mengadopsi kalender Julian, yang menjadikan hari kelahirannya tercatat pada 25 Desember 1642 tepat pada hari Natal. Sejak dalam kandungan Isaac Newton sudah ditinggal ayahnya yang juga bernama Isaac Newton yang wafat tiga bulan sebelum ia lahir.

Dalam catatan sejarah dijelaskan, Newton lahir dalam kondisi prematur. Bahkan ibunya yang bernama Hannah Ayscough, pernah mengatakan Isaac Newton kecil bisa muat jika dimasukan ke dalam sebuah cangkir berukuran sedang. Barulah ketika Isaac Newton berusia tiga tahun, ibunya menikah lagi lalu meninggalkan Isaac Newton untuk diasuh oleh neneknya yang bernama Margery Ayscough. Hingga remaja, ia sangat tidak menyenangi ayah tiri dan memendam benci pada ibunya karena menikahi pria itu.  Hati-hati kalian para ibu atau calon ibu. Jangan sampai melakukan tindakan yang membuat anak kalian membenci kalian.

Putus CintaKetika Isaac Newton sudah masuk sekolah, ia masih tinggal bersama neneknya. Tak lama kemudian ia dikirim ke sekolah bahasa di Grantham dan ternyata di sana ia menjadi anak paling berprestasi dan cerdas. Di Grantham Isaac Newton menetap di kosan milik seorang apoteker lokal, namanya William Clarke (penting ga sih?!).

Pada usia 19 tahun dan sebelum meneruskan kuliah di Universitas Cambridge, konon Isaac Newton sempat menjalin hubungan cinta dengan Anne Storer, adik angkat William Clarke. Namun karena Isaac Newton lebih menyibukkan diri dengan pelajaran, ikatan cintanya semakin hambar dan pada akhirnya Storer menikahi dengan lelaki lain. Konon, Isaac Newton senantiasa mengenang kisah cintanya. Selanjutnya tak ditemukan data yang menyebutkan Isaac Newton kembali memiliki pujaan hati dan tak ada keterangan apakah dia juga menikah. would I? God knows :)

Moral of the story :
Great man is not always has a beautiful life. Everyone has its own problem. And the weight of the problem is only known by God and your self...
may Allah bless us  :)


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar